VIVAnews - Untuk mengejar tingginya kebutuhan pengguna layanan telekomunikasi atas kebutuhan akses data, seluruh operator seluler terus mengembangkan jaringan infrastruktur mereka. Hal yang sama dilakukan oleh Telkomsel. Demi memenuhi kebutuhan pengguna di Jabodetabek, di kawasan tersebut mereka telah menyebar 3 ribu BTS yang mendukung 3G.
“Jumlah BTS tersebut disediakan untuk mendukung layanan data dan menyediakan kecepatan transmisi data yang cukup,” kata Venusiana Papasi, Vice President Telkomsel Area Jabodetabek di Jakarta, 13 Desember 2011.
Meski begitu, Venus juga menjelaskan bahwa jika kecepatan akses tidak sesuai dengan harapan pengguna, penyebabnya adalah karena adanya pembagian kuota bandwidth dalam satu jaringan BTS.
Tren pertumbuhan trafik layanan data sendiri, kata Venus, terlihat dari besarnya kontribusi layanan tersebut bagi Telkomsel area Jabodetabek. “Dari total pendapatan kami, sebanyak 25 persen disumbang oleh layanan data. Layanan voice sendiri menyumbang 75 persen,” ucapnya.
Selain itu, Venus menyebutkan, area Jabodetabek sendiri telah meyumbangkan hingga 25 persen dari total pendapatan perusahaan secara nasional. "Dari 45 Juta pelanggan broadband nasional, area Jabodetabek menyumbang 25 persen," tambahnya.
Selain menggarap layanan untuk pengguna, Telkomsel juga berpartisipasi dalam mengembangkan layanan Internet broadband bagi segmen pendidikan. Sebagai contoh, misalnya dengan membagikan hingga 2 ribu unit modem gratis kepada guru SMP dan SMU di seluruh Indonesia.
“Sebanyak seribu unit akan dibagikan di kawasan metro,” kata Venus. “Sebanyak 500 unit lainnya untuk di kawasan Jawa Barat, dan sisanya di luar dua kawasan tersebut,” ucapnya.
Venus menyebutkan, pihaknya berharap bahwa dengan fasilitas modem tersebut, guru dapat meng-update informasi ataupun memanfaatkan layanan data untuk keperluan pembelajaran.
Khusus untuk pembelajaran, Telkomsel juga telah mengembangkan website khusus yakni www.haisobat.com. "Saat ini yang mengakses sudah mencapai 3 ribu sampai 4 ribu pengguna perbulan," ujar Venus. (eh)
Home »
» Di Jabotabek 25% Pemasukan Operator dari Data
Di Jabotabek 25% Pemasukan Operator dari Data
Posted by Rakhma Andamari
Posted on 06.00
with No comments
Dari total pendapatan perusahaan, sebanyak 75 persen disumbang oleh layanan data. Baru kemudian disusul oleh vioce dengan 25 persen. (doc.corbis)


0 komentar:
Posting Komentar